Unai Emery Akhirnya Buka Suara Soal Pemecatannya

Berselang tak lama setelah keputusan pihak manajemen klub Arsenal memecat Unai Emery, pelatih berusia 48 tahun ini akhirnya buka suara juga. Melalui surat perpisahan nya, Jumat (29/11/2019), dirinya mengungkapkan terkait pemecatan itu.

Dalam surat yang telah diunggah ke laman resmi Arsenal itu, Unai Emery juga meminta untuk seluruh fans untuk tetap memberikan dukungan terhadap Arsenal. Pelatih berusia 48 tahun ini juga sempat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama ini.

“Tentunya saya merasa terhormat bisa menjadi pelatih Arsenal. Namun setelah perpisahan ini, saya hanya bisa mengucapkan rasa terima kasih untuk seluruh fans yang telah membantu saya selama ini,”ungkap dari Emery.

“Untuk semua yang mendukung kami (Arsenal) dari setiap sudut dunia, mereka yang telah jauh datang ke Emirates, semua yang menunggu dalam hujan dan dingin hanya untuk menyapa saya setelah laga. Saya ingin mengatakan bahwa saya bekerja dengan semangat, komitmen dan usaha,”

“Saya juga ingin mengucapkan rasa terima kasih mendalam untuk seluruh staff di Arsenal, serta dukung yang pernah diberikan. Terkhusus juga untuk Ivan Gazidis yang begitu menyambut saya, juga untuk Raul Sanllehi, Edu, dan Vinai Venkatesham yang begitu respek untuk saya, hingga akhir menit saya disini,”tambahnya lagi.

Selain ungkapan rasa terima kasih Unai Emery, pelatih berusia 48 tahun ini juga mengunkapkan rasa bangga nya bisa menangani tim sebesar Arsenal. Baginya, ini merupakan sebuah kebanggan besar, serta pengalaman yang tak terlupakan.

“Kebersamaan yang penuh emosi dalam setahun lebih disini, begitu banyak momen yang saya alami, tapi tak sehari pun terlewat untuk saya tanpa memikirkan betapa beruntungnya saya bisa bekerja untuk klub sebesar ini,

“Hanya doa terbaik untuk saya selalu, juga seluruh pendukung Arsenal”tutupnya mengakhiri.

Pelatih Wolves Diisukan Jadi Pengganti Emery

Tak lama setelah mundurnya Unai Emery dari kursi kepelatihan Arsenal, nama dari Nuno Espirito Santo santer dikabarkan sebagai kandidat kuat pelatih selanjutnya. Terkait hal ini sendiri, pelatih berusia 45 tahun ini enggan untuk berkomentar banyak.

Semasa kepemimpinan dari Unai Emery, Arsenal terus saja mendapatkan rentetan hasil buruk. Pada laga terakhirnya sendiri, The Gunners malah takluk 1-2 dari Eintracht Frankfurt pada matchday kelima kompetisi Liga Europa.

Total dalam tujuh laga terakhir, Arsenal tak pernah lagi mencatatkan kemenangan sekalipun. Hal ini juga yang akhirnya menimbulkan spekulasi terkait masa depan nya sebagai pelatih bagi The Gunners.

Bahkan beberapa nama pelatih sudah santer dikabarkan untuk menjadi pelatih pengganti bagi Unai Emery. Salah satu kandidat kuat bagi pelatih The Gunners, yakni pelatih milik dari Wolverhampton Wanderers.

Nuno Espirito Santo memang mencuri perhatian sejak menangani dari Wolverhampton Wanderers. Bersama Wolves, Nuno mampu membawa timnya menempati peringkat kelima klasemen sementara Premier League dan lolos ke babak 32 besar Liga Europa.

Terkait masa depan Nuno Espirito Santo yang terus dispekulasikan akan menjadi pelatih baru Arsenal. Pelatih berusia 45 tahun ini tak ingin banyak berkomentar.

“Jika kalian lebih mengenalku lebih baik lagi, tentunya kalian akan tahu bahwa aku tak akan banyak memberikan komentar terkait hal itu (isu pelatih Arsenal),”ungkap dari Nuno dilansir oleh Mirror.

“Masalah yang bukan tanggung jawab saya, tentunya saya tidak akan mengurusinya. Khususnya juga karena ini menyangkut pekerjaan manajer lain, saya kira itu sesuatu yang sangat tidak sopan,”tegasnya lagi.

Selain muncul nama Nuno sebagai pelatih selanjutnya, nama seperti Carlo Ancelotti, Freddie Ljunberg, dan Mauricio Pochettino juga masuk kandidat pelatih selanjutnya. Namun Ljunberg yang kini ditunjuk sebagai caretaker sementara The Gunners, menjadi kandidat paling berpeluang untuk menggantikan Emery.

Fans Malmo Ngamuk, Setelah Ibrahimovic berinvestasi di Hammarby

Keputusan dari Zlatan Ibrahimovic untuk berinvestasi bersama Hammarby rupanya menimbulkan masalah dengan klub lamanya, yakni Malmo. Fans dari klub Malmo tidak terima, serta melakukan sederet aksi vandalisme setelah Ibrahimovic menjadi bos klub rivalnya.

Diketahui pada hari Rabu (27/11/2019) waktu setempat, resmi diumumkan terkait Zlatan Ibrahimovic yang menjadi salah satu pemilik Hammarby. Terkait ini pun, fans Malmo merespon dengan sangat keras atas keputusan penyerang berusia 38 tahun tersebut.

Para pendukung dari Malmo langsung merusak patung Zlatan Ibrahimovic yang didirikan pada bulan lalu, di luar Stadion Swedbank. Patung yang didirikan untuk menghormati jasa Ibrahimovic telah dicoret-coret, dikarungi dudukan toilet, bahkan divideo yang beredar juga memperlihatkan patung itu telah dibakar.

Sementara aksi perusakan ini tidak hanya terjadi pada patung saja, namun merembet ke properti pribadi Ibrahimovic yang terletak di pusat kota Stokholm. Menurut dari FourFourTwo juga melaporkan bahwa sejumlah fans melakukan aksi coret-coret dibangunan itu dengan bertuliskan ‘Judas’ pada bagian pintu, terkait aksi ini pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan.

Malmo dan Hammerby memang memiliki rivalitas yang sengit, bahkan mereka juga bersaing ketat di kompetisi Liga Swedia. Saat ini kedua klub sama-sama mengoleksi 65 poin dengan menempati peringkat kedua dan ketiga klasemen, di bawah Djurgarden (66 poin).

Zlatan Ibrahimovic memang tidak hanya menghadapi kemarahan dari suporter di klub kampung halaman nya saja. Pemain berusia 38 tahun ini pun tengah dipersulit dengan mencari klub baru, setelah kontraknya di LA Galaxy tidak diperpanjang.

Meskipun begitu, pemain yang telah berusia 38 tahun ini santer dikabarkan akan segera merumput dikompetisi Serie A. Dirinya diyakini tengah menjalin kontrak dengan beberapa klub Italia, seperti AC Milan, Napoli, dan Bologna.

Resmi, Hertha Berlin Tunjuk Juergen Klinsmann Sebagai Pelatih Barunya

Juergen Klinsmann kini telah kembali lagi kedunia pesepakbolaan, setelah menggangur untuk waktu lama. Secara resmi eks pelatih Timnas Jerman, dan Timnas Amerika Serikat ini ditunjuk sebagai pelatih baru Hertha Berlin.

Penunjukkan dari Juergen Klinsmann sebagai pelatih baru Hertha Berlin, juga untuk menggantikan posisi Ante Covic. Covic sendiri dipecat dari kursi kepelatihan klub setelah serangkaian hasil buruk tim, klub dengan julukan ‎Die Alte Dame kini terpuruk dan duduk diklasemen 15 kompetisi Bundesliga.

Juergen Klinsmann yang resmi telah ditunjuk sebagai pelatih baru Hertha Berlin, akhirnya menyudahi periode menganggur yang cukup lama. Diketahui sejak resmi lengser dari kursi kepelatihan Timnas Amerika Serikat pada tahun 2016 silam, pelatih berusia 55 tahun ini belum kembali melatih klub maupun timnas manapun.

Sementara menurut kabar dari Guardian, Juergen Klinsmann sendiri akan dikontrak dengan jangka waktu yang singkat. Hertha Berlin hanya mengikat pelatih berusia 55 tahun ini hingga akhir musim.

Hertha Berlin sendiri, merupakan klub Bundesliga kedua yang dilatih oleh Juergen Klinsmann. Diketahui bahwa Klinsmann sempat membesut Bayern Munchen pada periode tahun 2008/2009, sebelum akhirnya membesut Timnas Jerman.

Selama berkarier sebagai pelatih, Klinsmann memiliki segudang prestasi yang mentereng. Melatih Timnas Jerman dirinya berhasil mempersembahkan juara ketiga pada Piala Dunia 2006 dan Piala Konfederasi 2005, sementara di Timnas Amerika Serikat dirinya berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Emas CONCACAF tahun 2013.

Juventus Segera Bajak Bek Milik Barcelona

Salah satu klub raksasa Serie A, yakni Juventus terus mencari pemain baru terutama di lini pertahanan mereka. Menurut kabar terkini jawara Serie A ini dikabarkan tengah berusaha untuk membajak bek belakang milik Barcelona, yakni Jean-Clair Todibo.

Diketahui bahwa Juventus memang tengah bermasalah di lini pertahanan nya. Hal ini tak terlepas dari bek andalan nya, yakni Giorgio Chiellini yang memang tengah cedera dan harus menepi untuk waktu yang cukup lama.

Terkait ini pun, Juventus memang tengah mencari sosok pemain baru demi mengatasi permasalahan itu. Tak hanya itu saja, La Vecchia Signora juga berniat untuk meremajakan lini pertahanan nya yang memang banyak dipenuhi pemain tua.

Menurut kabar terkini dari Calciomercato, mengklaim jika Juventus telah menemukan sosok yang tepat untuk mengisi lini pertahanan nya. Kabarnya bek muda milik dari Barcelona, yakni Jean Clair Todibo, masuk dalam incaran klub asal Turin tersebut.

Juventus sendiri memang telah lama mengamati sosok bek yang masih berusia 19 tahun tersebut. Bahkan saat Todibo masih berseragam Toulouse, La Vecchia Signora sudah mengamati penampilan nya.

Sementara keinginan dari Juventus untuk merekrut Todibo karena potensi besar yang dimiliknya, serta menjadi sosok yang diandalkan di masa depan.

Kabar terkini juga mengklaim jika Juventus sangat berpeluang besar untuk bisa merekrut Todibo. Hal ini tak terlepas dari ketidakbahagiaan dirinya berada di Barcelona, serta keinginannya untuk bisa tampil lebih banyak lagi.

Andai Juventus mampu menwujudkan keinginan bek yang masih berusia 19 tahun tersebut. Maka peluang untuk merekrut bek milik Barcelona ini terbuka lebar nantinya.

Namun Juventus bukan menjadi klub satu-satunya yang menginginkna jasa pemain berusia 19 tahun tersebut. Kabarnya, klub asal Bundesliga yakni Bayer Leverkusen juga menjadi kandidat kuat yang ingin merekrutnya di musim dingin mendatang.

Prediksi laga Juventus Vs Atletico Madrid, Liga Champions 27 November 2019

Laga bigmatch bakalan tersaja saat Atletico Madrid bertamu ke markas Juventus pada pekan kelima babak penyisihan Grup D Liga Champions di Stadion Allianz, Rabu (27/11) dinihari WIB. Dalam laga ini sendiri, Atletico Madrid berhasrat untuk bisa meraih kemenangan demi langkah mereka lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Juventus sendiri telah memastikan satu tempat menuju babak 16 besar Liga Champions setelah torehan 10 poin dari empat laga. Atletico Madrid yang berada diperingkat kedua sangat membutuhkan kemenangan demi langkahnya mengikuti La Vecchia Signora lolos ke babak 16.

Hasil perolehan sempurna Juventus tak terlepas dari tiga kemenangan dan sekali hasil imbang pada fase penyisihan grup Liga Champions. Raihan ini telah membuat Juventus berhak untuk berada di puncak klasemen Grup D, berhak melangkah ke babak selanjutnya meskipun masih menyisahkan dua laga lagi.

Namun Juventus yang telah memastikan langkah lolos ke babak 16 besar, tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk terus meraih kemenangan. Kemenangan yang akan diraih juga akan memastikan Juventus sebagai juara grup juga.

Sementara Atletico Madrid dipastikan akan menghadapi kesulitan untuk bisa melangkah ke babak 16 besar dengan mudah. Saat ini saja, tim skuat dari Diego Simone hanya berjarak empat poin dari Bayern Leverkusen dan Lokomotiv Moscow dan kemenangan pun wajib untuk diraih.

Atletico Madrid sendiri memang dalam performa yang tidak stabil, dan hal itu terlihat dari lima laga terakhir mereka dimana hanya sekali kemenangan diraih dengan sisa tiga kali hasil imbang dan sekali mengalami kekalahan. Hal ini juga membuat Juventus jauh diunggulkan dalam laga ini.

Lima laga pertemuan terakhir Juventus dan Atletico Madrid
19/September/2019 ; At. Madrid 2 – 2 Juventus
10/Agustus/2019 ; At. Madrid 2 – 1 Juventus
13/Maret/2019 ; Juventus 3 – 0 At. Madrid
21/February/2019 ; At. Madrid 2 – 0 Juventus
10/Desember/2014 ; Juventus 0 – 0 At. Madrid

Lima Laga Terakhir Juventus

23/11/2019 Atalanta 1-3 Juventus
11/11/2019 Juventus 1-0 AC Milan
07/11/2019 Lokomotiv Moscow 1-2 Juventus
03/11/2019 Torino 0-1 Juventus
31/10/2019 Juventus 2-1 Genoa

Lima Laga Terakhir Atletico Madrid

24/11/2019 Granada 1-1 Atletico Madrid
10/11/2019 Atletico Madrid 3-1 Espanyol
07/11/2019 Leverkusen 2-1 Atletico Madrid
03/11/2019 Sevilla 1-1 Atletico Madrid
30/10/2019 Alaves 1-1 Atletico Madrid.

Sementara laga ini diprediksi akan berjalan menarik, dan berjalan cukup seru. Laga ini pun, diprediksi Juventus akan menang dengan skor tipis 1-0 atas Atletico Madrid.

Kemenangan Tottenham Hotspur Diwarnai Permintaan Maaf Mourinho

Seperti diketahui bahwa Jose Mourinho berhasil untuk membawa Tottenham Hotspur meraih kemenangan atas West Ham United. Namun debut manis Mourinho, diwarnai permintaan maaf kepada fans The Lillywhites.

Kompetisi lanjutan Premier League mempertemukan Tottenham Hotspur kontra West Ham United, Sabtu (23/11/2019). Tim skuat asuhan Mourinho berhasil menang 3-2 melalui gol Harry Kane, Son Heung-Min, dan Lucas Moura, sementara tim tamu memperkecil kekalahan melalui dua gol Michail Antonio dan Angelo Ogbonna.

Kemenangan ini sendiri, telah berhasil memutuskan tren buruk Tottenham Hotspur yang tidak pernah bisa meraih kemenangan tandang. Hingga laga pekan ke-12 kompetisi EPL, The Lillywhites tak pernah sekalipun meraih kemenangan di markas lawan nya.

Namun dalam keberhasilan dari Jose Mourinho membawa kemenangan perdana Tottenham Hotspur, eks pelatih Chelsea dan MU ini malah meminta maaf kepada pendukung The Spurs. Usut punya usut, ternyata ini karena Mourinho tidak datang ke tunner Stadion setelah debut perdana dengan timnya tersebut.

Saat para pemain Tottenham Hotspur menghampiri para pendukung di tribun penonton dan memberikan aplaus. Jose Mourinho malah tak mengikuti para pemain nya, justru pergi meninggalkan stadion pertandingan.

“Pada akhir pertandingan saya tidak menghampiri para penggemar kami karena saya merasa itu tidak perlu dilakukan. Itu semua tentang para pemain bukan soal saya, jadi saya meminta maaf untuk itu,” kata Mourinho dikutip dari Mirror.

Sementara hasil ini telah membuat Tottenham Hotspur berhasil untuk naik ke peringkat kesembilan klasemen sementara Premier League. Total tim skuat Jose Mourinho telah berhasil mengumpulkan 17 poin dari 13 laga yang telah dimainkan.

Demi Dani Olmo, Real Madrid Akan Tikung Barcelona

Keinginan dari Barcelona untuk bisa memulangkan Dani Olmo, sepertinya mendapatkan tantangan baru. Hal ini tak terlepas dari rival abadinya, Real Madrid yang juga menginginkan pemain yang berusia 21 tahun tersebut.

Dani Olmo diketahui merupakan salah satu pemain dari akademi didik Barcelona. Dalam beberapa tahun ini, dirinya tampil begitu impresif bersama Dinamo Zagreb.

Sementara perkembangan Dani Olmo pun, tidak luput dari perhatiaan Barcelona. Bahkan klub raksasa La Liga ini siap untuk memulangkan Olmo ke Spanyol lagi.

Namun kabar terkini dari Don Balon, mengklaim jika keinginan Barcelona ini tak akan berjalan dengan lancar. Pasalnya Real Madrid juga diberitakan tertarik dan siap untuk menikung Blaugrana demi mendapatkan Olmo.

Hal ini tak terlepas dari Zinedine Zidane yang cukup tertarik dengna performa Dani Olmo bersama Dinamo Zagreb. Kemampuan nya yang diatas rata-rata, dianggap cocok dengan skema yang tengah dikembangkan oleh Zidane.

Sementara pihak Dinamo Zagreb juga telah menerima penawaran dari dua tim raksasa La Liga tersebut. Mereka tidak berniat untuk menahan kepergian pemain berusia 21 tahun itu, apalagi keuntungan besar akan didapatkan jika menjual Olmo.

Kabarnya Dinamo Zagreb telah mematik harga mencapai 45 juta Euro untuk setiap klub yang menginginkan jasa pemain asal Spanyol tersebut. Sementara Dani Olmo juga telah mengakui terkait situasi masa depan nya juga.

Menurut pengakuan dari Dani Olmo, dirinya sendiri siap untuk bisa kembali ke klub masa kecilnya. Namun dirinya tidak menutup rapat untuk klub lain yang juga menginginkan nya.

James Pallota Segera Lepas Saham AS Roma

Presiden dari AS Roma, yakni James Pallota dikonfirmasikan akan segera melepaskan saham kepemilikan nya atas klub tersebut. Menurut gosipnya, presiden dari II Luppi siap untuk melepaskan saham kepemilikan nya di atas Rp 12 Triliun untuk setiap investor yang tertarik.

Kabar akan dijualnya saham AS Roma oleh James Pallota, memang telah mencuat sejak pertengahan tahun kemarin. Namun pemilik saham II Luppi asal Amerika Serikat ini, diketahui selalu membantahnya.

Namun kabar dijualnya saham ini tak terbantahkan lagi, James Pallota telah berubah pikiran. Bahkan secara terang-terangan, dirinya menyatakan ingin segera melepaskan kepemilikan untuk klub asal kota Roma tersebut.

Sementara kabar terkini dari Football Italia, James Pallota tengah mencari investor baru untuk AS Roma. Kabarnya dirinya siap melepaskan saham mayoritasnya dengan harga sebesar 800 juta Euro atau senilai Rp 12 triliun untuk setiap investor yang tertarik.

Kabarnya, ada dua perusahaan kaya yang siap untuk mengambil alih kepemilikan AS Roma tersebut. Mereka adalah, Mayhoola For Invesment dan Qatar Sport Investment yang berniat terhadap klub asal Roma tersebut.

Seperti diketahui bahwa Qatar Sport Invesment, juga merupakan perusahaan yang memiliki klub raksasa Prancis, yakni Paris Saint-Germain. Sejak musim lalu pun, perusahaan bergerak dibidang penerbangan ini telah menjadi bagian sponsor utama AS Roma.

Selain perusahaan asal Arab yang berminat untuk memiliki saham dari AS Roma. Pengusaha asal Amerika Serikat, yakni Dan Fredkin juga menjadi kandidat lain yang ingin memiliki saham mayoritas II Luppi.

Perusahaan milik Dan Fredkin, yakni The Friedkin Group, memang telah lama diisukan untuk memiliki saham AS Roma. Diketahui pada bulan Oktober kemarin, Fredkin telah berada di AS Roma dan melakukan pembicaraan dengan para jajaran direksi klub juga.

West Ham, Bakalan menjadi Ujian perdana Mourinho di Tottenham

Resmi ditunjuknya Jose Mourinho sebagai pelatih baru bagi Tottenham Hotspur, pelatih berusia 56 tahun ini akan langsung menghadapi ujian perdananya. Dirinya akan melakoni debut perdana saat The Lilywhites berhadapan dengan West Ham United, dalam kompetisi Premier League.

Jose Mourinho sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih baru bagi Tottenham hotspur. Sementara, penunjukkan The Special One untuk menggantikan posisi Mauricio Pochettino yang telah didepak dari kursi kepelatihan klub.

Seusai ditunjuk sebagai pelatih baru, Jose Mourinho langsung memimpin dari Harry Kane dkk dalam kompetisi Premier League. Pada akhir pekan ini, Sabtu (23/11/2019), Tottenham Hotspur akan berjumpa West Ham United.

Laga ini pun diprediksi akan berjalan dengan sengit, apalagi statistik pertemuan keduanya dalam lima laga terakhir ckuup berimbang. Diketahui bahwa Tottenham Hotspur dan West Ham United sama-sama meraih dua kemenangan, dan sekali hasil imbang.

Namun laga ini bakalan sulit bagi Tottenham Hotspur, mengingat melakukan bertandang ke markas dari West Ham United, Stadion London. Pada kompetisi musim ini pun, The Lilywhites belum sekalipun meraih kemenangan tandang di kompetisi Premier League musim 2019/2020.

Sementara laga ini, Jose Mourinho berpeluang besar untuk membawa Tottenhan Hotspur untuk mematahkan rekor tanpa kemenangan tandang tersebut. Apalagi The Special One ini punya statistik bagus saat menghadapi West Ham United.

Dari kariernya di kompetisi Premier Laegue, total 16 laga kontra West Ham United telah dihadapi Jose Mourinho. Dari keseluruhan laga tersebut pun, Mourinho mampu meraih 11 kemenangan, tiga kali hasil imbang, dan hanya dua kali mengalami kekalahan.